Hasil-Hasil Kejurnas Catur Mahasiswa 2009
Ditulis oleh pecaturjogja di/pada Juni 22, 2009
Hasil Pertandingan Babak ke-5 /senin, 22-06-2009 :
Perorangan Putra :
Hasil-Hasil Kejurnas Catur Mahasiswa 2009
Ditulis oleh pecaturjogja di/pada Juni 22, 2009
Hasil Pertandingan Babak ke-5 /senin, 22-06-2009 :
Perorangan Putra :
Result R5
Pairing Babak ke-6 :
Pairing R6
Hasil pertandingan perorangan putri sampai babak 5 bisa dilihat di : http://chess-results.com/tnr22952.aspx?art=0&lan=2&flag=30&m=-1&wi=1000
Ditulis dalam berita percasi | yang berkaitan: 2009, catur, Kejuaraan, mahasiswa, nasional | Leave a Comment »
OOSN Tingkat SMP, DIY Raih Perak
Ditulis oleh pecaturjogja di/pada Juni 20, 2009
o2snTim catur DIY berhasil mempersembahkan 1 medali perak dan 1 medali perunggu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN) Tingkat SMP yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede 17-18 Juni 2009. Medali perak diraih Bintang Lazuardi di nomor perorangan Putra dan medali perunggu oleh Anna Wening Rahayu di nomor perorangan Putri. Medali emas diborong Tim Catur Jawa Timur dengan 2 emas.
Penyelenggarakan kegiatan OOSN merupakan upaya sistematis untuk meletakkan pondasi dan tradisi keunggulan di bidang olahraga bagi siswa. Kita telah menunjukkan supremasinya kepada dunia di bidang sains dan matematik dan berharap juga dapat menunjukkan supremasinya dalam bidang olahraga. Pendidikan tidak hanya menjadikan manusia yang cerdas tetapi juga menginginkan manusia yang tangguh, segar, bugar fisik dan jiwanya. Keterlibatan seluruh siswa peserta O2SN kali ini diharapkan meningkatkan sportifitasnya.
Hasil Rekapitulasi Catur
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP/MTs
Asrama Haji Pondok Gede 17 – 18 Juni 2009
No. Provinsi Medali
Emas Perak Perunggu
1. Jawa Timur 2 0 0
2. DI Yogyakarta 0 1 1
3. Jawa Barat 0 1 0
4. Riau 0 0 1
Total 2 2 2
Tim catur Papua Barat tepaksa tidak dapat mengikuti jalannya Pertandingan di babak I yang dimulai pikul 09.00 WIB. Keterlambatan 30 menit mengakibatkan provinsi ini pulang tanpa mengikuti pertandingan.
“Babak I ii diikuti oleh 17 pasang peserta. Mereka bertanding di papan catur yang telah dipersiapkan olh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI). Kerjasama antara Direktorat Pembinaan SMP dan PERCASI dalam mengatur pertandingan catur berjalan lancar. Catur di OOSN tahun 2009 ini berjalan cukup tertib karena ditangani oleh orang-orang yang sangat berkompeten dari PERCASI, Inspektur pertandingan dan wasit bertaraf nasional,” dijelaskan oleh LO catur OOSN Drs. Soewandi.
Ditulis dalam Uncategorized | yang berkaitan: o2sn, oosn | Leave a Comment »
6.24.2009
6.14.2009
8.622 Peserta UN Tak Lulus
Untuk SMA/MA/SMK Selain Peserta UN Ulang
Mataram Akan Umumkan Hari Selasa Lewat Koran
MATARAM—Secara umum, persentase kelulusan UN untuk SMA/MA/SMK di NTB tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun pelajaran 2007/2008 persentase kelulusan UN di NTB sebesar 83,81 persen, tahun pelajaran ini 2008/2009 meningkat menjadi 84,67 persen.
8.622 Peserta UN Tak Lulus
Untuk SMA/MA/SMK Selain Peserta UN Ulang
Mataram Akan Umumkan Hari Selasa Lewat Koran
MATARAM—Secara umum, persentase kelulusan UN untuk SMA/MA/SMK di NTB tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun pelajaran 2007/2008 persentase kelulusan UN di NTB sebesar 83,81 persen, tahun pelajaran ini 2008/2009 meningkat menjadi 84,67 persen.
‘’Ini di luar sekolah yang siswanya mengikuti UN ulang,’’ kata Sekretaris Dikpora NTB M. Najib kepada wartawan, kemarin (13/6).
Khusus untuk SMA, jumlah peserta UN tercatat sebanyak 28.638 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 24.528 orang dinyatakan lulus dan ada 4.110 orang yang tidak lulus. ‘’Jadi persentase kelulusan khusus untuk SMA 85,65 persen,’’ katanya.
Untuk MA, jumlah peserta UN sebanyak 15.742 orang. Dari jumlah ini tercatat 13.047 orang lulus UN, sementara 2.695 orang tidak lulus. Persentase kelulusan khusus untuk MA adalah 82,88 persen.
Jika akumulasi siswa SMA/MA mengalami kenaikan persentase kelulusannya, SMK justru terjadi penurunan. Dari 7.674 orang jumlah peserta UN, 5.857 orang lulus dan 1.817 orang tidak lulus. Persentase kelulusan tahun ini untuk SMK adalah 76,32 persen. ‘’Ini turun jika dibandingkan tahun ajaran sebelumnya sebanyak 80,57 persen,’’ ujarnya.
Najib menambahkan, pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) rencananya dilakukan Senin besok (15/6) secara serentak di seluruh Indonesia.
‘’Daftar nama-namanya sudah kami kirim ke daerah, Senin (15/6) akan diumumkan,’’ kata M. Najib.
Sementara pengumuman hasil UN bagi sekolah yang mengikuti UN ulang direncanakan paling lambat seminggu setelah UN ulang dilaksanakan, atau paling lambat tanggal 21 Juni.
Untuk SMP sederajat, pengumuman UN direncanakan pada tanggal 20 Juni.
Pada kesempatan yang sama, Najib juga mengingatkan agar sekolah bisa mengontrol siswa-siswinya agar tidak melakukan konvoi perayaan kelulusan. Selain membahayakan keselamatan, seringkali dalam konvoi tersebut ugal-ugalan dan tak pernah absen untuk coret-coretan. ‘’Kalau bisa rayakan kelulusan dengan bersyukur pada Tuhan,’’ ujarnya.
Namun pihak sekolah dan dikpora bisa mengantisipasi dengan berbagi langkah. Seperti langkah Kota Mataram selama ini. Setiap kali pengumuman kelulusan UN selalu meliburkan semua sekolah dan mengumumkan lewat koran.
Pengumuman tahun ini juga kembali Kota Mataram akan menerapkan hal serupa. Pada pertemuan seluruh kepala sekolah dengan Wali Kota Mataram dan Kadis Dikpora Jum’at lalu (12/6), dikatakan akan meliburkan siswa saat pengumuman UN. ‘’Pengumuman akan kita lakukan melalui media dan ditempel di papan pengumuman,’’ kata Syafi’i. Langkah ini juga sudah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. ‘’Peserta konvoi yang ada di Kota Mataram berasal dari daerah lain,’’ tambahnya.
Walaupun pengumuman UN serentak besok (15/6), namun khusus untuk Kota Mataram akan diumumkan hari Selasa pagi. Kabarnya masih ada sekolah yang belum masuk daftar kelulusannya.(fat)
Sekolah Jlh Peserta Lulus Tak Lulus
SMA 28.638 24.525 4.110
MA 15.742 13.047 2.695
SMK 7.674 5.857 1.817
6.08.2009
LOWONGAN PT. JASA RAHARJA
PT. Jasa Raharja membuka kesempatan kepada para pelamar berlatar belakang pendidikan Akuntansi dan Teknologi Informasi untuk bergabung sebagai pegawai, Persyaratan lain dan pengiriman lamaran dapat dilakukan mulai tanggal 06 Juni 2009 pk. 06.00 WIB s/d 13 Juni 2009 pk. 23.59 WIB melalui: www.lmfeui.org/jasaraharja LOWONGAN PT. JASA RAHARJA
Kesempatan Berkarir
PT. Jasa Raharja membuka kesempatan kepada para pelamar berlatar belakang pendidikan Akuntansi dan Teknologi Informasi
untuk bergabung sebagai pegawai, dengan persyaratan sebagai berikut :
- Pria/Wanita usia maksimal 29 tahun pada tanggal 31 Desember 2009
- Pendidikan minimal Sarjana Strata Satu (S1) dari Faskultas/Jurusan terkadretasi terbaik,
yaitu :
- Akuntansi (15 Orang)
- Teknologi Informasi (10 Orang)
Khusus pelamar dengan latar belakang Teknologi Informatika, kecakapan yang
harus dimiliki adalah sebagai berikut :
Familiar dengan programming ASP.NET, PHP dan VB.NET, Flash, Cross browser (plug in).
Familiar dengan HTML, CSS, DHTML, RSS, XML, Java Script (JQuery)
Mahir dengan pengetahuan Graphic Editing tools menggunakan Adobe Photoshop,
Adobe Image Ready, dan Macromedia Dreamweaver
Mahir RDBMS (ORACLE/MSSQL Server/MySQL)
- Berasal dari PTN/PTS berkualifikasi baik
- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,8 (skala 4)
- Belum Pernah Menikah
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
- Bersedia mengikuti ikatan dinas dan tidak menikah selama 1 tahun
Hanya pelamar dengan kualifikasi terbaik (shortlisted candidates) yang akan dipanggil.
Persyaratan lain dan pengiriman lamaran dapat dilakukan mulai tanggal 06 Juni 2009 pk. 06.00 WIB s/d 13 Juni 2009 pk. 23.59 WIB melalui:
www.lmfeui.org/jasaraharja
teknik dan trik bermain catur
Untuk menjadi pecatur tangguh berikut ada beberapa tips bermain catur Untuk menjadi pecatur tangguh berikut ada beberapa tips, kalau anda bisa memahami jurus-jurus dibawah ini, maka anda sudah mulai tinggal landas untuk menjadi pemain catur tangguh/kuat, cara mempergunakan jurus ini, pertama : baca, pahami dan simpan di dalam dada/hati, ingat harus sampai “hafal”, kedua : sewaktu berada di muka papan (wood chess) catur, keluarkan jurus-jurus itu, gampangkan !!
10 tips yang harus dilakukan :
1. Kuasai pusat, dalam hal ini wood chess, wood chessboard
2. Jalankan kuda sebelum gajah
3. Jalankan gajah sebelum benteng
4. Jalankan benteng sebelum menteri
5. Rokade cepat
6. Lindungi buah
7. Serang petak pada papan catur/wooden chess board yang sama dengan banyak buah
8. Ciptakan penyergapan bila mungkin
9. Ciptakan pengikatan bila mungkin
10.Kembangkan strategi pada setiap langkah
10 Larangan yang harus dihindarkan
1. Jangan jalankan buah lebih dari 1x dalam pembukaan pada chess board
2. Jangan memberikan sekak terlalu cepat
3. Jangan ciptakan bidak tumpuk
4. Jangan ciptakan bidak terpencil (isolasi)
5. Jangan biarkan lawan menciptakan bidak bebas
6. Jangan tutup jalan gajah dengan bidak
7. Jangan cepat makan buah yang terikat, kalau masih bisa mempertahankan ikatan
8. Jangan jalankan bidak dimuka raja yang sudah rokade
9. Jangan lakukan strategi yang tidak dimengerti
10. Jangan main terlalu tegang
www.sejutatips.com
6.07.2009
PERATURAN PERMAINAN / PERTANDINGAN CATUR KILAT (BLITZ CHESS) PERATURAN PERMAINAN / PERTANDINGAN CATUR KILAT (BLITZ CHESS)
Catur - Berita Pembaca
PERCASI mengikuti/mengadopsi peraturan catur kilat yang ditetapkan oleh Federation Internationale Des Echecs (FIDE), yang tercantum dalam lampiran C buku peraturan permainan/pertandingan catur versi FIDE.
C1. Permainan/pertandingan Catur Kilat adalah permainan/pertandingan yang semua langkahnya harus diselesaikan dalam jangka waktu kurang dari 15 menit.
C2. Permainan harus tunduk pada Peraturan Catur Cepat seperti tertera pada lampiran B, kecuali diubah oleh Ketentuan Catur Kilat berikut:
C3. Langkah tidak sah (illegal move) dianggap selesai dilakukan kalau jam catur lawan sudah dijalankan. Namun lawannya berhak menuntut menang sebelum melakukan langkahnya sendiri. Kalau lawannya ini tidak bisa me-mat-kan pemain (yang telah melakukan langkah tidak sah) itu dengan rangkaian langkah-langkah yang sah, walau dengan perlawanan yang sangat tidak ahli, maka dia berhak menuntut remis sebelum dia membuat/menjalankan langkahnya. Jika seorang pemain sudah keburu melakukan/menjalankan langkahnya, maka langkah tidak sah tadi tidak bisa lagi diperbaiki.
C4. Pasal 10.2 (mengenai tuntutan/klaim remis disaat jatah waktu berpikir kritis) tidak berlaku.
Tambahan/pelengkap:
1. Jika seorang pemain lalai memindahkan Raja-nya yang berada dalam posisi skak (atau terjadi open-skak), maka pemain itu kalah. Namun lawannya tidak diperkenankan melakukan pemukulan terhadap Raja tersebut, cukup menunjukkan pada pemain yang lalai bahwa Raja-nya terkena ancaman skak. Bila dilakukan pemukulan terhadap Raja lawan, maka pemain yang melakukan pemukulan tersebut dinyatakan kalah.
2. Pemain yang merobohkan satu atau beberapa buah catur harus menyusun kembali buah catur tersebut sementara jam caturnya tetap jalan.
3. Bidak yang promosi harus segera diganti dengan buah catur lain setingkat perwira yang dikehendaki oleh si pemilik bidak, dan merupakan bagian dari satu langkah. Bila buah catur pengganti tidak tersedia, maka pemain pemilik bidak yang promosi boleh menghentikan jam catur dan meminta bantuan wasit.
(Peraturan Catur Kilat harus tunduk pada peraturan Catur Cepat. Peraturan Catur Cepat harus tunduk pada peraturan permainan/pertandingan versi FIDE untuk Catur Standar)
6.06.2009
Sejarah Asal Usul Permainan Catur
Permainan catur menurut Wikipedia pertama kali ditemukan di masyarakat Persia dan Arab. Kata "catur" itu sendiri berasal dari kata "chaturanga," yang dalam bahasa Sanskrit berarti "empat divisi ketentaraan."
Catur kemudian menyebar ke seluruh dunia dengan pelbagai varian permainan sampai kemudian kita kenal seperti sekarang.
Permainan ini awalnya menyebar sampai ke Timur Jauh dan India dan menjadi salah satu pelajaran di keluarga kerajaan dan ningrat Persia. Pemuka agama Budha, pedagang yang lalu-lalang di Jalan Sutra mulai memperkenalkan papan catur untuk permainan ini.
Chaturanga masuk ke Eropa melalui Kejaraan Byzantine Persia, dan menyebar ke Kekaisaran Arab. Pemeluk agama Islam kemudian membawa catur ke Afrika Utara, Sisilia, dan Spanyol pada abad ke-10.
Permainan ini kemudian menjadi populer di Eropa. Dan, pada akhir abad 15, permainan ini lolos dari daftar permainan yang dilarang Gereja. Pada abad modern mulai lahir buku-buku referensi catur, kemudian penggunaan jam catur, serta sejumlah aturan permainan dan pemain-pemain hebat.
Sejarah Asal Usul Catur India
Asal-usul catur modern semula dikenal dengan nama Charuranga, yang berkembang di India pada abad ke-6. Sejak awal permainan ini sudah memperkenalkan dua pihak yang bermain, perbedaan buah catur dengan kekuataan yang berbeda, dan kemenangan tergantung pada buah terakhir, atau dalam catur modern ditandai dengan tumbangnya sang raja. Dalam catur kuno, papan catur memiliki 100 kotak atau malah lebih.
Pada awal abad 19, sebuah pendapat disampaikan Kapten Hiram Cox dan Duncan Forbes bahwa dulu catur dimainkan 4 orang sekaligus, termasuk empat pemain dalam chaturanga.
Dalam terminologi sanskrit, "Chaturanga" berarti "memiliki empat bagian" dan dalam puisi epos kepahlawanan kata itu juga berarti "tentara." Nama itu sendiri bersumber dari sebuah formasi pertempuran dalam epos Mahabrata yang terkenal di India. Chaturanga adalah sebuah simulasi permainan perang guna memperlihatkan kekuatan strategi militer India saat itu.
Ashtapada, kotak 8 x 8 di sebuah papan merupakan tempat bermain Charuranga. Papan lain yang dikenal di India adalah Dasapada 10 x 10 dan Saturankam 9 x 9.
Ilmuwan Arab Abu al-Hasan "Al? al-Mas"?d? memberi rincian tentang penggunaan catur yakni sebagai sebuah alat strategi militer, matematik, perjudian dan terkadang dihubungkan dengan ramalan nasib di India dan tempat lainnya. Catatan Mas"?d? juga menunjukkan Ivory di India merupakan daerah produsen alat permainan catur untuk pertama kali, menyebarkan serta memperkenalkan permainan ini dari Persia ke India semasa Kerajaan Nushirwan.
Kemudian terjadi evolusi pada permainan chaturanga yang dikenal dengan nama Shatranj (chatrang), yakni sebuah permainan dua orang pemain yang kekalahan dan kemenangan ditentukan melalui pembersihan terhadap semua bidak lawan (kecuali raja) atau melalui penaklukan terhadap raja lawan. Posisi pion dan kuda tidak berubah, tapi bidak lain mengalami perubahan bentuk.
Sejarah Asal Usul Catur Timur Tengah
Karnamak-i Ardeshir-i Papakan, seorang pendiri Kekaisaran Sassanid Persian di Irak memperkenalkan permainan chatrang sebagai salah satu cara agar rakyat mengenangnya sebagai seorang pahlawan legendaris. Catatan tertua tentang permainan ini dibuat pada abad ke-10 yakni notasi permainan antara seorang sejarawan Baghdad dan muridnya.
Pada abad ke-11, Ferdowsi menuturkan seorang Raja datang dari India untuk melakukan pertandingan di papan catur. Kisah ini diterjemahkan dalam Bahasa Inggris berdasar manuskrip British Museum.
Suatu hari seorang duta besar Raja Hindu datang ke persidangan Persia di Chosroes, dan setelah berbasa-basi, duta besar itu mempersembahkan sebuah papan catur yang terbuat dari kayu eboni dan gading.
Ia lalu melontarkan tantangan: "Oh raja yang besar, temukanlah orang-orang terpandai dan terbijak untuk memecahkan misteri permainan ini. Jika mereka berhasil sesembahan kami Raja Hindu akan memberikannya gelar. Namun jika ia gagal hal itu membuktikan tingkat kepandaian penduduk Persia lebih rendah dan kami akan meminta petunjuk dari Iran."
Utusan itu kemudian menunjukkan papan catur yang ia bawa. Sehari kemudian, setelah berpikir keras, Buzurjmihir, berhasil memecahkan misteri itu dan kemudian mendapat gelar seperti yang dijanjikan.
Sejarah Asal Usul Catur Eropa
Variasi charunga masuk ke Eropa melalui Persia, seiring penyebaran pengaruh Kerajaan Byzantine dan perluasan Kekaisaran Arab. Catur masuk ke Eropa Selatan pada akhir milenium pertama.
Terkadang catur juga dibawa oleh pasukan yang menduduki tanah jajahan baru, seperti saat Normandia memasuki wilayah Inggris. Catur semula kurang populer di Eropa Utara –yang tak terbiasa berpikir abstrak— namun perlahan-lahan menjadi populer saat bidak figuratif dikenalkan.
Nilai sosial menjadi kelebihan permainan ini –pada masa lalu permainan ini dikaitkan dengan kehormatan dan kebudayaan tinggi— sehingga beberapa papan catur dibuat dari bahan istimewa dan berharga mahal. Popularitas catur melemah di masyarakat Barat antara abad 12 sampai 15 M. Saat itu buku catur biasanya ditulis dalam bahasa Latin.
Pada perkembangannya catur kemudian dihubungkan dengan gaya hidup ksatria Eropa. Peter Alfonsi dalam bukunya Disciplina Clericalis, memasukkan catur ke dalam tujuh keahlian yang harus dimiliki seorang ksatria.
Simbol-simbol perwira dan ketentaraan mulai masuk dalam catur. Raja Henry I, Raja Henry II dan Raja Richard I dari Inggris merupakan patron catur masa itu. Kerajaan lain yang menaruh perhatian serius pada permainan ini adalah Raja Alfonso X Spanyol dan Raja Ivan IV dari Rusia.
Saat gereja mengeluarkan larangan terhadap berbagai permainan di masyarakat, catur lolos dari daftar hitam. Santo Peter Damian mengumumkan permainan ini menjauhkan dampak buruk bagi masyarakat. Bishop Florence itu membela permainan ini karena melibatkan keahlian serta "tidak seperti permainan lainnya."
Pada abad ke 12, buah catur mulai tetap, menjadi raja (king), ratu (queen), gajah/patih (bishops), kuda (knights) dan benteng (rooks). Bidak/pion (pawn) mulai dihubungkan dengan pasukan infantri.
Perbandingan terminologi catur menurut Sanskrit, Arabic, Latin dan English
Sanskrit Arabic Latin English
Raja (King) Shah Rex King
Mantri (Minister) Firz Regina Queen
Gajah (war elephant) Al-Phil Episcopus Bishop/Count/Councillor
Ashva (horse) Fars Miles/Eques Knight
Ratha (chariot) Rukh Rochus Rook
Padati Baidaq Pedes Pawn
Pada abad pertengahan, permainan ini berjalan lama, bahkan ada permainan yang baru selesai setelah diadakan berhari-hari lamanya. Peraturan tentang pembatasan waktu baru mulai diperkenalkan tahun 1.300. Aturan pion/bidak boleh melangkah dua bidak saat pertama kali melangkah juga diperkenalkan.
Pada tahun 1.475 terjadi evolusi permainan catur. Mulai diperkenalkan konsep langkah Ratu –buah yang paling kuat—serta mulai diperkenalkan konsep promosi pion yang bisa berubah menjadi ratu. Gajah perang dalam chatunga juga berubah istilah menjadi bishop. Dengan demikian skak mat menjadi lebih mudah di permainan ini dan mengurangi secara drastis langkah-langkah yang diperlukan.
Seorang pemain Italia, Gioacchino Greco, tercatat sebagai pecatur profesional pertama dalam sejarah permainan ini. Ia menulis buku catur dan menampilkan beberapa komposisi permainan serta analisis catur. Karya ini membuat catur menjadi permainan populer serta mulai menunjukkan teori, taktik dan strategi permainan ini.
Karya pertama yang memuat berbagai variasi dan kombinasi kemenangan ditulis oleh Franchois-Andre Danican Philidor dari Prancis. Ia menunjukan permainan catur terbaik selama 50 tahun terakhir dan buku itu dipublikasi pada abad 18. Bukunya berjudul L'Analyze des echecs (Analisa Catur), sebuah buku berpengaruh hingga dicetak ulang sampai 100 kali.
Permainan Catur di Era Modern
Kompetisi catur mulai digelar tahun 1.834 dan tahun 1.851 Turnamen Catur London mulai mengenalkan pembatasan waktu bagi setiap pemain.
Dalam catatan pertandingan seorang pemain terkandang menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk menganalisa satu langkah. Tapi di turnamen catur London seorang pecatur hanya diperbolehkan menghabiskan waktu 2 jam 20 menit untuk mengambil satu langkah.
Pada perkembangannya, mulai diperkenalkan catur cepat: catur 5 menit. Namun yang populer adalah aturan dua jam bagi setiap pecatur untuk melangkah sebanyak 30 kali. Pada varian akhir, seorang pemain yang gagal memenuhi kewajiban itu akan mendapat penalti.
Di tahun 1.861 turnamen catur dengan pembatasan waktu mulai dimainkan di Bristol, Inggris. Alat waktu yang digunakan adalah jam pasir.
Jam catur modern dengan dua tombol lalu ditemukan untuk memudahkan permainan ini. Seorang pemain bisa menghentikan jarum jamnya saat ia selesai melangkah. Jam catur yang dilengkapi tanda –bendera jatuh-- bagi pemain yang melampaui batas waktu sudah mulai dikenal pada akhir abad 19.
Source : http://inchesswetrust.blogspot.com
