6.14.2009

8.622 Peserta UN Tak Lulus
Untuk SMA/MA/SMK Selain Peserta UN Ulang
Mataram Akan Umumkan Hari Selasa Lewat Koran
MATARAM—Secara umum, persentase kelulusan UN untuk SMA/MA/SMK di NTB tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun pelajaran 2007/2008 persentase kelulusan UN di NTB sebesar 83,81 persen, tahun pelajaran ini 2008/2009 meningkat menjadi 84,67 persen.


8.622 Peserta UN Tak Lulus
Untuk SMA/MA/SMK Selain Peserta UN Ulang
Mataram Akan Umumkan Hari Selasa Lewat Koran
MATARAM—Secara umum, persentase kelulusan UN untuk SMA/MA/SMK di NTB tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun pelajaran 2007/2008 persentase kelulusan UN di NTB sebesar 83,81 persen, tahun pelajaran ini 2008/2009 meningkat menjadi 84,67 persen.
‘’Ini di luar sekolah yang siswanya mengikuti UN ulang,’’ kata Sekretaris Dikpora NTB M. Najib kepada wartawan, kemarin (13/6).
Khusus untuk SMA, jumlah peserta UN tercatat sebanyak 28.638 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 24.528 orang dinyatakan lulus dan ada 4.110 orang yang tidak lulus. ‘’Jadi persentase kelulusan khusus untuk SMA 85,65 persen,’’ katanya.
Untuk MA, jumlah peserta UN sebanyak 15.742 orang. Dari jumlah ini tercatat 13.047 orang lulus UN, sementara 2.695 orang tidak lulus. Persentase kelulusan khusus untuk MA adalah 82,88 persen.
Jika akumulasi siswa SMA/MA mengalami kenaikan persentase kelulusannya, SMK justru terjadi penurunan. Dari 7.674 orang jumlah peserta UN, 5.857 orang lulus dan 1.817 orang tidak lulus. Persentase kelulusan tahun ini untuk SMK adalah 76,32 persen. ‘’Ini turun jika dibandingkan tahun ajaran sebelumnya sebanyak 80,57 persen,’’ ujarnya.
Najib menambahkan, pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) rencananya dilakukan Senin besok (15/6) secara serentak di seluruh Indonesia.
‘’Daftar nama-namanya sudah kami kirim ke daerah, Senin (15/6) akan diumumkan,’’ kata M. Najib.
Sementara pengumuman hasil UN bagi sekolah yang mengikuti UN ulang direncanakan paling lambat seminggu setelah UN ulang dilaksanakan, atau paling lambat tanggal 21 Juni.
Untuk SMP sederajat, pengumuman UN direncanakan pada tanggal 20 Juni.
Pada kesempatan yang sama, Najib juga mengingatkan agar sekolah bisa mengontrol siswa-siswinya agar tidak melakukan konvoi perayaan kelulusan. Selain membahayakan keselamatan, seringkali dalam konvoi tersebut ugal-ugalan dan tak pernah absen untuk coret-coretan. ‘’Kalau bisa rayakan kelulusan dengan bersyukur pada Tuhan,’’ ujarnya.
Namun pihak sekolah dan dikpora bisa mengantisipasi dengan berbagi langkah. Seperti langkah Kota Mataram selama ini. Setiap kali pengumuman kelulusan UN selalu meliburkan semua sekolah dan mengumumkan lewat koran.
Pengumuman tahun ini juga kembali Kota Mataram akan menerapkan hal serupa. Pada pertemuan seluruh kepala sekolah dengan Wali Kota Mataram dan Kadis Dikpora Jum’at lalu (12/6), dikatakan akan meliburkan siswa saat pengumuman UN. ‘’Pengumuman akan kita lakukan melalui media dan ditempel di papan pengumuman,’’ kata Syafi’i. Langkah ini juga sudah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. ‘’Peserta konvoi yang ada di Kota Mataram berasal dari daerah lain,’’ tambahnya.
Walaupun pengumuman UN serentak besok (15/6), namun khusus untuk Kota Mataram akan diumumkan hari Selasa pagi. Kabarnya masih ada sekolah yang belum masuk daftar kelulusannya.(fat)


Sekolah Jlh Peserta Lulus Tak Lulus
SMA 28.638 24.525 4.110
MA 15.742 13.047 2.695
SMK 7.674 5.857 1.817

No comments:

Post a Comment

HANYA ORANG-ORANG YANG MAMPU BERFIKIR CEPAT, KRITIS DAN LUGAS YANG MENJADI ORANG SUKSES